Jumat, 11 Mei 2018

Total 160 Pendaki Terselamatkan Dari Bencana Di Gunung Merapi

Taruhan Bola Online - Bencana baru saja terjadi di Puncak Gunung Merapi, tepatnya di Boyolali. Korbannya jelaslah para pendaki yang sedang menikmati pemandangan Gunung Merapi dari puncak.
Ketika terjadi letusan freatik sebanyak 160 pendaki yang  masih di kawasan puncak Merapi, saat ini sudah terselamatkan. Terhitung pada pukul 15.00 WIB, seluruh pendaki sudah berhasil dievakuasi.

“Sudah turun semua, 160 pendaki,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo, di Pos New Selo, Kecamatan Selo,Boyolali, Jumat (11/5/2018).
Satu rombongan pendaki yang terdiri dari 5 orang telah sampai di pos New Selo. Mereka berlima berjalan dengan perlahan turun karena salah satu temannya ada yang terluka akibat terjatuh di puncak.
Sampai di bawah, pendaki yang terluka bernama Danang Aji, langsung mendapatkan penanganan medis di Posko Kesehatan. Dia mengalami luka lecet dan memar di beberapa bagian tubuhnya, antara lain di kepala bagian belakang, tangan dan kaki.
Walaupun para pendaki sudah terselamatkan, lanjut Kurniawan, tapi pihaknya akan tetap melakukan patroli. Sedangkan untuk aktivitas pendakian ke Merapi, apakah ditutup sementara, pihaknya tidak bisa memastikan.
“Karena status (aktivitas) gunung Merapi sampai saat ini normal (tidak ada peningkatan status),” ujarnya.
Sementara itu, Riski, salah satu pendaki satu rombongan dengan Danang mengungkapkan, bahwa dirinya dan rombongannya paling terakhir turun. Di belakangnya sudah tidak ada lagi.
“Kelihatannya kami yang paling akhir sampai bawah, tapi di belakang saya tadi masih ada tim sapu bersih (relawan). Di Pasar Bubrah tadi juga masih ada tenda satu, tapi kemungkinan karena ditinggal lari pemiliknya,” kata Riski, di Pos New Selo.
Kasi Surveilance Dinas Kesehatan Boyolali, Teguh Tri Kuncoro menjelaskan, akibat letusan freatik, sejumlah pendaki mengalami luka-luka. Namun mereka hanya mengalami luka ringan karena terjatuh saat menyelamatkan diri. Terdapat belasan pendaki yang dibawa ke Pos Kesehatan di New Selo.
“Rata-rata luka ringan. Luka baret-baret. Juga ada yang kelelahan, mungkin tadi pagi belum sempat sarapan di atas, terus lari turun,” jelasnya. Taruhan Bola.
Selain luka ringan, juga terdapat sejumlah pendaki yang mengalami cedera karena terkilir.
Share:

Kamis, 10 Agustus 2017

Penyanyi Ello Terjarat Kasus Narkoba


Polisi menangkap penyanyi Ello atau nama sebenarnya Marcello Tahitoe, hal ini mengejutkan putera manajernya Ello.

Manajer Ello tidak mengetahui adanya penangkapan tersebut. Putera menjelaskan bahwa dia masih saling kontak tadi malam.

Untuk kabar tersebut, manajer Ello akan mengecek kebenaran tentang isu ini.
“saya mau kerumahnya Ello, sewaktu kemari nada dirumahh.” Ujar Putera

Bagi Putera, masih belum percaya dengan isu yang beredar tersebut, walaupun banyak orang telah mencoba menghubungi Ello tetapi tidak bisa.

“Kita Lihat aja kedepannya, apa benar atau tidak isu tersebut” tutupnya
Anak dari Ibu Diana Nasution dan juga penyanyi lawas itu, di isu kan sudah diamankan pihak dari Polres Jakarta Selatan. Ello di duga telah memakai narkoba.



Kini ello sudah di amankan didaerah Jakarta Selatan, barang bukti narkoba yang dipakai penyanyi ini masih dirahasiakan pihak kepolisian. 
Share:

Senin, 07 Agustus 2017

Remaja Jambi Diperkosa Lalu Ditinggalkan


Belakangan ini kerap terjadi tindak kekerasan sampai pencabulan dan berakhir kematian terhadap anak di bawah umur. hal ini terjadi di Desa Mendalo Kec. Jambi Luar Kota.
EA pria berumur 27 tahun harus merasakan dinginnya lantai tahanan. Dia dilaporkan karena telah melakukan tindak memperkosaan.

Dalam keterangan kapolres Muaro Jambi AKBP Dedi Kusuma SIregar dengan kapolsek Jaluko AKP Eko Budi Listiono, Ea ini warga Perum Kota Baru Indah, Kec. Alam Brajo Kota Jambi.

Korban langsung melaporkan yang terjadi pada dirinya kepada pihak kepolisian. Pada laporan tersebut, korban menjelaskan awal terjadinya pemerkosaan tersbut.

Awalnya korban berada di kosan di Mayang Kota baru Jambi lalu dijemput oleh pelaku dengan sepeda motor yang di pakai si pelaku.

Setelah di jemput, korban diajak ke rumah pelaku untuk makan. Selesai makan pelaku kembali melanjutkan perjalanan bersama korban. Lalu di pertengahan jalan pelaku memberhentikan motor dengan alasan kebelet buang air kecil tepatnya di daerah perumahan di mendalo.

Pemerkosaan itu pun terjadi, melati tak yang berbadan kecil tak sanggup melawan paluku yang berbadan besar.


Pelaku yang sudah puas melampiaskan nafsunya langsung meninggalkan korban begitu saja. Selain itu pelaku juga menggambil barang berharga milik korban seperti 1 unit handphone ganggam dan tas yang di bawa korban. Sekarang tersangka harus mempertanggungjawabkan kelakuannya tersebut.
Share:

Rabu, 02 Agustus 2017

Order Fiktif Ojek Online Sugiarti Akhirnya Masuk Penjara


Pada zaman yang sudah modern ini dengan teknologi yang sudah maju membuat seseorang melakukan hal yang negatif, hal ini dirasakan salah satu driver ojek online.

Julianto Sudrajat driver ojek online adalah salah satu korban dari kemajuan teknologi saat ini. Ia menjadi korban orderan fiktif ojek online yang dilakukan Sugiarti atau biasa dipanggil Arti dan dibantu dua saudaranya.

Dihari selanjutnya polisi memanggil korban dan kedua orang tuanya untuk mendatangi Polres Jakarta Timur. Jajat panggilan sehari-hari Julianto dan kedua orang tuanya di panggil  pasca polisi memutuskan Arti bersalah dan menjadikan tersangka Karena sudah melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Jajat korban dari orderan fiktif tidak melihat keberadaan Arti di didalam ruangan. Tetapi, kedua orang tua Arti ada di dalam kantor polisi dan terlihat sedang mengobrol bersama orang tua dari korban. Selain kedua orang tua korban dan tersangka, penyidik dari kepolisian pun ikut serta dalam obrolan tersebut.

“sepertinya mereka sedang adakan musyawarah, tetapi saya ingin proses hukum tetap berjalan” tegas Julianto

Hasil pemeriksaan kepolisian, tersangka arti mengakui bahwa ia melakukan order fiktif tersebut dibantu dua saudaranya. Selain itu, arti mengaku melakukan hal tersebut beralaskan sakit hati dan kecewa karena cintanya ditolak.


“Sugarti melakukan itu, karena cintanya ditolak pujaan hatinya. Sehingga arti sakit hati dan dendam dan mengakui kesalahannya tersebut. Tutup Kapolres Jakarta Timur
Share:

Selasa, 18 Juli 2017

About


Baca Info Seputar Kita merupakan blog yang kami hadirkan untuk kalian yang senang membaca di blog kami. kenapa, kami ingin kalian semua senang dan puas dalam hal membaca dan mendapatkan informasi terbaru. Dalam blog ini kami menghadirkan beragam informasi dari kriminal, Liga Bola, Sports, Kesehatan dan Prediksi.
Share: